• Selasa, 7 Desember 2021

Tak Sesuai Kompetensi, Rafael Situmorang Minta Pemprov Hentikan Penyertaan Modal Kepada PT HMJ

- Selasa, 23 November 2021 | 21:05 WIB
Anggota Komisi 1 DPRD Jabar Rafael Situmorang (Foto: khatulistiwaupdate.com)
Anggota Komisi 1 DPRD Jabar Rafael Situmorang (Foto: khatulistiwaupdate.com)

 


KHATULISTIWAUPDATE.COM - Anggota Komisi 1 DPRD Jabar Rafael Situmorang menyikapi terkait Raperda tentang perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 10 tahun 2014 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada PT Migas Hulu Jabar.

Menurutnya, pengembangan PT Migas Hulu Jabar sebaiknya dihentikan. Oleh karena itu ada beberapa masukan terkait Raperda ini.

"Kami menolak penambahan bisnis baru PT Migas Hulu Jabar menjadi bisnis pertambangan. Sisa kewajiban setoran modal Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada PT Migas Hulu Jabar sebesar Rp 105 Miliar peruntukannya bukan untuk pengembangan bisnis pertambangan PT Migas Hulu Jabar, oleh karenanya Fraksi PDI Perjuangan meminta untuk dihentikan," ujar Rafael.

Baca Juga: Tiga Saksi Diperiksa Polda Jabar Terkait Tewasnya ibu dan anak di Subang

Sebelumnya, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat telah menyampaikan pandangan sebagai respons terhadap nota pengantar Gubernur Jawa Barat dalam penyampaian 6 Raperda Provinsi Jawa Barat dalam Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah tahun 2021 dalam rapat paripurna, Senin, 22 November 2021.

"Karena kegiatan usaha hulu tidak sesuai dengan kompetensi dan kapasitasnya. Perda ini juga harus mampu memberikan kontribusi yang cukup besar bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat tanpa harus merusak lingkungan," tegasnya.

Ia menilai kinerja dan performa BUMD ini sudah baik, justru sudah saatnya menjadi motor penggerak bagi BUMD yang belum maksimal memperoleh profit untuk mengupayakan pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.

Baca Juga: Apel Siaga Bencana Alam, Gubernur Jabar Pastikan Jabar Siap Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi

"Kinerja PT. Migas Hulu Jabar menunjukkan performa perusahaan tetap stabil dan terkendali walaupun di masa pandemi Covid -19 saat ini, sebagai perusahaan di bidang sumber daya alam yang menjadi motor penggerak sektor perekonomian Jawa Barat, justru sudah seharusnya dan sudah saatnya mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Jawa Barat," Ujarnya.***

Halaman:

Editor: Unggung Rispurwo Harianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perempuan Harus Percaya Diri dalam Berwirausaha

Senin, 25 Oktober 2021 | 22:00 WIB

DPRD Jabar Akan Teruskan Tuntutan BEMSI Jabar

Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:19 WIB

Guru Honorer Adukan Nasib ke DPRD Jabar

Jumat, 15 Oktober 2021 | 22:00 WIB

Penanganan Penambang Ilegal Jadi Sorotan DPRD Jabar

Selasa, 12 Oktober 2021 | 23:07 WIB

DPRD Jabar Pelajari Ranperda Dana Cadangan Daerah

Selasa, 12 Oktober 2021 | 22:28 WIB

Vaksinasi Syarat Penunjang Terselenggaranya PTM

Selasa, 12 Oktober 2021 | 22:09 WIB

DPRD Jabar Apresiasi Kemajuan RSUD Al Ihsan

Selasa, 12 Oktober 2021 | 22:01 WIB
X