• Senin, 28 November 2022

Paguyuban Petani dan Pedagang Nanas Subang Adukan Nasibnya ke DPRD Jabar, Setelah Lahannya Digusur

- Sabtu, 20 Agustus 2022 | 13:08 WIB
Paguyuban petani dan pedagang nanas Adukan Nasibnya ke DPRD Jabar (Arief Manunggal)
Paguyuban petani dan pedagang nanas Adukan Nasibnya ke DPRD Jabar (Arief Manunggal)

KHATULISTIWAUPDATE.COM - Paguyuban Petani&Pedagang Nanas (PAPANAS) Kabupaten Subang Diterima Anggota Komisi II Fraksi Partai Nasdem DPRD Provinsi Jawa Barat.

Beberapa perwakilan Paguyuban Pengarap dan Pedagang Nanas kabupaten Subang pada hari ini (jum'at 19 Agustus 2022) diterima oleh Ibu Hj Dra Tia Fitriani Anggota Komisi 2 DPRD Provinsi Jawa barat dari Partai Nasdem pada Jumat 19 Agustus 2022 kemarin.

Dalam tatap muka tersebut beberapa perwakilan PAPANAS menyampaikan beberapa point tentang beberapa permasalahan yang dihadapi mereka khususnya dan masyarakat Subang pada umumnya dimana setelah kasus pengusuran paksa beberapa hektar lahan tanaman nanas para petani pada pekan lalu.

Baca Juga: Menyelami Aspirasi Ulama, Ganjar Diusung Jadi Presiden 2024 oleh Ribuan Santri-Ulama di Purwakarta

Ketua Paguyuban Dian Hendriana khawatir jika hal tersebut bisa saja terjadi kembali pada lahan-lahan garapan mereka berikutnya maka dari itu para pengarap berharap agar DPRD Provinsi Jawa barat bisa memperjuangkan nasib mereka dimasa yang akan datang.

Dalam pertemuan tersebut, para petani diterima anggota DPRD Jabar dari Fraksi Nasdem, Dra.Hj.Tia Fitriani.

Dalam arahannya, Tia memberikan kejelasan hak garapan dari para petani dan pengarap Nanas diantaranya akan langsung menindaklanjuti masalah para petani nanas Subang ini dengan melakukan kordinasi dengan seluruh stekholder yang berkepentingan disana.

Baca Juga: Memeriahkan HUT RI dan HUT Jabar ke 77, PKS Jabar Gelar Jalan Sehat

"Diantranya pihak Pemkab Subang,PTPN VIII dan Perusahaan Penerima kerja sama dari PTPN. Dengan di akomodirnya aspirasi pengarap dan pedagang Nanas di kabupaten subang sudah merupakan harapan besar serta mudah2an jadi solusi /jalan keluar dari semua permasalahan yang ada terkait nasib dan kepastian lahan para pengarap nanas," jelasnya, Sabtu 20 Agustus saat dikonfirmasi.

Dalam pertemuan kemarin, anggota komisi 2 di dampingi staf ahli bidang lingkungan hidup,UMKM serta staf ahli hukum&HAM menyarankan agar Para petani nanas segera memproses hak dasar atas tanah garapan tersebut kearah HGU (Hak Guna Usaha) diawali dengan menjadikan Paguyuban Petani Nanas (PAPANAS) menjadi organisasi yang berbadan hukum.

Halaman:

Editor: Arief Manunggal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PKS Jawa Barat Turunkan Relawan dan Dirikan Posko

Selasa, 22 November 2022 | 20:07 WIB

Gedung Bappelitbang Kota Bandung Terbakar

Senin, 7 November 2022 | 12:34 WIB

Dua Unit Minibus Tertimpa Longsor di Cadas Pangeran

Minggu, 30 Oktober 2022 | 08:40 WIB
X