• Sabtu, 28 Mei 2022

Pengadilan Negeri Bale Bandung Gelar Sidang Dakwaan Kasus Dugaan Pidana Pemalsuan Akta Cerai

- Rabu, 19 Januari 2022 | 20:20 WIB

KHATULISTIWAUPDATE.COM - Merasa tak pernah menikah tapi menerima akta cerai ? Peristiwa janggal ini dialami oleh M. Yunus, warga kota Surabaya, Jawa Timur.

Tak terima akan hal tersebut Yunus memproses hukum seorang perempuan bernama Tutiek Ratnawati (49) lantaran diduga memalsukan akta nikah dan KTP Yunus.

Kasus ini menjalani sidang perdana hari ini di Pengadilan Negeri Bale Bandung dengan perkara nomor 24/Pid.B/2022/PN.Blb.

"Dakwaan sebenarnya yang baru dibacakan jaksa, akte nikah dan KTP pak Yunus dipalsukan yang dipake untuk pernikahan itu, " ujar Eddy Kustantono, kuasa hukum M Yunus, dari kantor hukum Lukas Bwariat dan rekan di PN Bale Bandung, Rabu (19/01).

Lantas kenapa Tutiek di proses hukum? Usut punya usut, Tutiek dan Yunus merupakan pasangan tanpa ikatan perkawinan.

Disebutkan Eddy masalah muncul ketika Tutiek diam-diam membuat akta nikah antara dirinya dengan Yunus. Aksi Tutiek ini tidak diketahui Yunus. Kemudian seiring waktu aneh bin ajaib tiba-tiba terbit akta cerai. Selanjutnya Tutiek menggugat harta gono gini.

" Ketika dia mendapatkan akte cerai dia menggugat harta gono gini, tapi kita tidak membahas tentang keluarnya akta cerai ini, kita tidak masalah karena semuanya setelah kita periksa itu aspal semua tidak sesuai dengan faktual identitas pak Yunus, " ujarnya.

Lebih lanjut Eddy menyampaikan akibat akta nikah aspal yang dijadikan dasar oleh Tuti menggugat gono gini menimbulkan kerugian.
" kerugian itu sesuai yang dilampirkan dalam gugatan sebesar 10 miliar rupiah bahkan barang-barang pak Yunus di jalan Nilam juga sudah diambil semua kosong, " bebernya.

Eddy juga menyinggung alasan ditolaknya soal gugatan cerai dan gono gini yang diajukan Tutiek karena bukti identitas yang diajukan tidak sama.

"Setelah dia mengajukan gugatan cerai, dan mengajukan gugatan gono gini semuanya di tolak, karena akte cerai itu sendiri cacat formal.Tutiek mengajukan bukti KTPnya berbeda, " tuturnya.

Halaman:

Editor: Arief Manunggal

Tags

Terkini

Ketum GMBI Dijadikan Tersangka Perusakan Mapolda Jabar

Selasa, 1 Februari 2022 | 17:00 WIB

Polda Jabar Masih Dalami Laporan Kasus Arteria Dahlan

Jumat, 21 Januari 2022 | 18:13 WIB

Oknum Guru Ponpes Diamankan Karena Cabuli 3 Santriwati

Selasa, 11 Januari 2022 | 21:19 WIB
X