• Sabtu, 28 Mei 2022

Petugas Lapas Jelekong Gagalkan Narkoba Yang Hendak Diselundupkan Melalui Makanan Ringan

- Rabu, 1 Desember 2021 | 19:00 WIB
Salah Satu Tahanan / narapidana Yang Dituju Menerim Narkoba Dalam Makanan Ringan di Lapas Kelas II A Narkotika Bandung
Salah Satu Tahanan / narapidana Yang Dituju Menerim Narkoba Dalam Makanan Ringan di Lapas Kelas II A Narkotika Bandung

KHATULISTIWAUPDATE.COM - Lapas Kelas II A Narkotika Bandung berhasil mencegah masuknya narkoba, ke dalam lapas.

Penemuan narkoba ini, didapat dari makanan ringan yang dibawa pengunjung, untuk diberikan kepada tahanan di Lapas Kelas II A Narkotika Bandung.

Kalapas Kelas II A Narkotika Bandung, Faozul Ansori menjelaskan bahwa penyelundupan narkoba ini, berawal dari kecurigaan petugas jaga di Lapas Kelas II A Narkotika Bandung.

Baca Juga: Dukungan Terhadap Guru Besar Unpad Prof Muradi Untuk Menjadi Ketua Umum Persatuan Alumni GMNI Menguat

"Setiap makanan yang hendak dititipkan ke tahanan, kita periksa dulu. Petugas penggeledahan barang Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung menemukan 10 (sepuluh) bungkusan plastik kecil yang diduga Narkotika jenis shabu yang diselipkan ke dalam makanan ringan (snack) jenis Kue kering oleh seorang pengantar barang atas nama Mochammad Imam Ramdhani," jelasnya, Rabu 1 Desember 2021.

Kalapas menambahkan, bahwa Mochammad Imam Ramdhani ini akan mengantarkan makanan kepada tahanan bernama Acep Saepudin alias Obet.

"Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap barang yang diduga Narkotika jenis shabu, diperoleh hasil :
10 (sepuluh) bungkus plastik kecil diduga narkotika jenis Shabu dengan bruto 2,5 gram," jelasnya.

Baca Juga: Tes Kepribadian Kali Ini, Pilih Gambar Kucing atau Tikus dan Temukan Pandangan Hidup Anda

Tahanan atas nama Acep Saepudin lalu diberikan tindakan dengan memisahkannya dari tahanan lain.

"Kami lakukan penahanan di kamar isolasi, dan kita periksa bahwa ditemukan hp jenis android merk Xiaomi yang dipegang oleh Acep alias Obet ini. Dalam masa penahanan di Lapas Kelas II A Narkotika Bandung, status Acep sebagai tahanan Delta 4," jelasnya.

Halaman:

Editor: Arief Manunggal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X